Sabtu, 31 Oktober 2020
View: 110 kali
SIMPAN Halaman ini di Account Saya
September - November*
Periode ini adalah waktu paling asyik untuk mengunjungi Danau Toba, karena di bulan-bulan ini biasanya diadakan Festival Danau Toba, sebuah even tahunan yang menampilkan pertunjukan seni, musik dan olahraga tradisional khas Sumatera Utara. Di festival ini Anda juga dapat menyaksikan beberapa atraksi menarik, seperti kompetisi perahu naga, juga fashion show.
Catatan: Pastikan cek terlebih dahulu tanggal pasti pelaksanaan Festival Danau Toba, karena tiap tahun jadwalnya senantiasa beruba.

Mei - September

Tak terlalu tertarik dengan keramaian? Maka waktu yang tepat untuk berkunjung adalah saat musim kemarau (antara Mei - September), karena pemandangan di sana sedang cantik-cantiknya dan liburan Anda tidak akan terganggu hujan. Bulan Mei bisa dibilang bulan terbaik mengingat suhu udaranya sangat pas: tidak terlalu menyengat juga tidak terlalu dingin.

Jangan mengajukan cuti di saat-saat Musim Hujan dan Imlek, karena:
Musim Hujan: Kecuali Anda memang penggemar langit kelabu dan terbiasa membawa payung ke mana-mana, sebaiknya jangan mengunjungi Danau Toba saat musim hujan. Karena curah hujan di sana biasanya cukup deras dan berlangsung lama.

Tahun Baru Imlek:
Pada saat ini biasanya para turis memilih untuk mengisi liburan di Danau Toba. Akibatnya, suasana akan menjadi kurang nyaman bagi Anda yang ingin mencari ketenangan. Plus, harga-harga juga ikut meroket tajam!

Cara ke Sana

Sejak dibukanya Bandara Silangit beberapa bulan lalu, kini Anda tak perlu repot lagi kalau mau berkunjung ke Danau Toba. Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air meluncurkan rute baru langsung dari Jakarta ke Bandara Silangit yang terletak di Siborong-borong. Dari Silangit Anda tinggal menempuh perjalanan darat selama 1 jam untuk sampai ke Parapat dan bisa langsung menyeberangi Danau Toba untuk sampai ke Samosir.
Bila mempunyai waktu ekstra, sebelum menuju Parapat, dari Bandara Silangit Anda juga bisa mengunjungi Makam Sisingamangaraja (Raja Batak terakhir) dan Panatapan Huta Ginjang. Hanya berjarak 15 menit dari Bandara Silangit, Huta Ginjang adalah tempat terbaik untuk menikmati keindahan Danau Toba dari ketinggian.

1. Langkah pertama:
Gunakan pesawat Garuda Indonesia / Sriwijaya Air dari Jakarta ke Silangit (durasi 2 jam langsung)
Harga tiket: Garuda Indonesia mulai dari Rp1.780.000,- (PP)
Sriwijaya Air mulai dari Rp1.660.000,- (PP)

2. Langkah kedua:
Dari Silangit ke Parapat (tempat menyeberang ke Pulau Samosir): Anda perlu menyewa mobil atau taksi dengan harga sekitar Rp350.000,- yang bisa menampung sampai 4 orang. Anda dapat menghemat cukup banyak bila menemukan pelancong lain yang juga akan menuju ke Parapat.
3. Langkah ketiga:
Terakhir adalah menyeberang dari Parapat ke Pulau Samosir (Tuk Tuk) menggunakan kapal feri. Perjalanan ini menempuh waktu sekitar 30-50 menit. Berikut ini adalah jadwal penyeberangannya:

Parapat ke Tuk Tuk: Jam keberangkatan 8:30, 9:30, 10:30, 11:30, 12:30, 13:30, 14:30, 15:30, 16:30, 18:00,19:00
Tuk Tuk ke Parapat: Jam keberangkatan 7:00, 8:00, 9:00, 10:00, 11:00, 12:00, 13:00, 14:00, 15:00, 16:00, 17:00
Catatan: Perhatikan jadwal kembali feri dari Tuk Tuk ke Parapat. Kalau sampai tertinggal, maka Anda terpaksa harus bermalam di Parapat.
Bila Anda 'terjebak' atau memang sengaja ingin menghabiskan waktu di Parapat, kami juga telah menemukan beberapa tempat menarik yang bisa Anda kunjungi di sana.
Harga Ongkos: Rp7.000,-







PREV:
Daftar Alamat dan Nomor Telepon Hotel di Medan

NEXT:
Ini Tempat Wisata Menarik di Medan. Sudahkah Anda Berkunjung? (#1)



Lagu Batak Romantis



Album Terbaru Batak,


Artikel Tentang Batak


Info Tentang Wisata dan Hotel di Medan

Arsip Info Tentang Wisata dan Hotel di Medan..





Batak Karaoke
Lagu Dangdut Batak
Lagu POP Indonesia Karaoke
Song Jawa Penyanyi Batak
Song (English)
Lagu Batak Rohani Kristen